Minggu, 19 Februari 2017

KENANGAN KKN PURIRANO

KENANGAN KKN DI “PURIRANO”

Pembekalan KKN NUSANTARA pada tanggal 16 Februari 2016 adalah sebuah cerita yang tidak akan terlupakan, yaitu dimana saya menemukan teman-teman baru walaupun bukan teman satu Poskoku. Namun, tepat pada pembekalan hari ke-2 dan hari ke-3 kami sudah sibuk untuk mencari teman satu Posko dengan cara yang unik yaitu dengan menulis “PURIRANO” pada selembaran kertas lalu diangkat, nah setelah diangkat saya sudah menemukan teman-teman satu posko. Orang pertama yang saya kenal adalah Made, kemudian Husnia, lalu Rasya, Indra, Erni dan Iwal. Nah, pada saat itu, saya baru mengenal mereka walaupun belum terlalu akrab. Setelah hari ketiga pembekalan selesai, saya berdiri tepat dipintu keluar ruang Auditorium UHO sedang mengantri untuk mengabsen di hari itu, setelah tu datanglah seorang perempuan bernama Dian yang saat itu teman yang saya kenal waktu pembekalan hari ke-2, pada saat itu Dian tidak datang sendiri melainkan dia membawa seorang teman yang ternyata temannya tersebut belum menemukan teman-teman satu poskonya. Lanjut,  karena Dian pada saat itu sudah tau kalau lokasi saya di Purirano, maka dia menemui saya untuk memperkenalkan temannya tersebut bahwa kami satu posko di Purirano, namanya adalah Musdalifah yang nama panggilannya sampai sekarang belum jelas ada yang memanggilnya “Ipeh”, ada juga yang memanggilnya “Ipah” ah bingung saya.
Setelah saya mengenal wanita tersebut, setelah hari pemberangkatan tepat tanggal 20 Februari 2016 saya mengenal satu orang teman yang bernama Fifi. Dalam perjalanan, kami semua belum tau dimana itu Purirano. Sebelum kami berangkat ke lokasi KKN pada saat itu kami melakukan upacara di lapangan Kantor Walikota Kendari sekaligus sebagai hari pelepasan atau penerimaan mahasiswa KKN di Kota Kendari.
Setelah upacara selesai, kami langsung berangkat di Purirano yang pada saat itu kami naik di mobil tentara, dan posisi saya pada saat itu adalah berdiri sepanjang perjalanan dari Kantor Walikota Kendari sampai Kelurahan Purirano. Setelah kami sampai di sana kami disambut oleh ????? kenapa tanda tanya, karena disana setelah kami sampai hanya pembimbing yang berada disana dan pada saat itu kami sudah bertugas yaitu menunggu Pak Lurah untuk menyambut kami di Kantor Kelurahan. Setelah kami menunggu, datanglah Pak Lurah. Kemudian kami berbincang-bincang sedikit bersama Pak Lurahsekaligus perkenalan diri masing-masing. Kurang lebih satu jam kami berbincang-bincang lalu datanglah seorang laki-laki yang hanya memakai baju dalam dan celana pendek karena beliau baru pulang dari RT 07. Laki-laki tersebut adalah Kepala RT 03 bernama Taufik, orangya lucu, suka menyanyi, dan yang lebih penting dari itu adalah beliau telah membantu kami sejak pertama kali kami tiba di lokasi sampai kami pulang atau penarikan,  dan hanya beliau yang bersedia menemani kami, memasak, membawakan daging, kepiting, ikan, udang, dan masih banyak lagi serta beliau juga menyediakan berbagai fasilitas untuk kami dari tempat tidur, sampai tower untuk tempat air.
Hari pertama pada saat itu kami tidak langsung bermalam, karena tidak ada persiapan atau Aula di Kantor Kelurahan Purirano belum dibersihkan. Pada hari itu adalah hari Sabtu dimana ada yang melotot ingin pulang “nanti hari senin katanya baru kita bermalam karena sebantar adalah malam minggu” ya sudah, pada saat itu kami putuskan untuk pulang dahulu ke kos masing-masing.
Setelah itu, pada hari senin sesuai yang direncanakan kami sudah berkumpul disana dan sudah mulai membersihkan untuk tempat tidur di ruang Aula Kantor Kelurahan Purirano. Malam pertama kami bermalam disana semua teman-teman merasa takut karena lokasi yang berada jauh dari pemukiman. Walaupun begitu kami tetap bertahan sampai pagi dan anehnya ada yang mimpi buruk tentang Kantor Lurah tersebut namanya adalah Nia. Setelah 3 hari lamanya kami sudah kedatangan anggota lain yaitu Ridwan, Izan, dan Desi.
Setelah satu munggu kami di lokasi KKN, kami belum mengenal karakter masing-masing dan kami ingin pulang ke kos masing-masing. Namun, setelah lewat satu minggu kami berada disana kami sudah merasa ada keluarga baru, saudara baru, dimana kami sudah saling tau karakter masing-masing. Setalah tau karakter masing-masing, astagaaaa aneh tapi unik semua teman-temanku ada yang hobinya unik yaitu “Kentut”, ada yang hobinya “Makan”, dan ada pula yang hobinya “marah” namanya jangan disebut nanti marah orangnya.
Beberapa hari sudah kami jalani bersama, susah senang bersama, tapi bersamanya bukan keseluaruhan teman-teman yang berjumlah 12 orang, tetapi hanya kami berempat yang selalu bersama yaitu “Musdalifah, Nia, Rasya, dan Ruhisa” walaupun pernah ada salah satu temanku yang tidak menegurku selama 3 hari karena persoalan SMS yang kurang berkenan, ya saya kira itu candaan ternyata itu hinaan baginya.
Kegiatan-kegiatan yang kami lakukan disana yaitu, ambil air di rumah tetangga sampai basah kuyup, kerja bakti, mengajar di sekolah, mengajar anak-anak mengaji, senam pagi setiap hari minggu, mencuci di sumur, bermain kartu bersama, membuat kebun, kerja bakti tiap hari selasa di Kelurahan Mata, jalan-jalan di dermaga, Pulau Bokory, dan masih banyak lagi.
Salah satu hal atau kata-kata unik yang tidak akan saya lupa adalah “wooyyy lapaaarrr”, “astagaaaa” dan salah satu panggilan nama yang diganti dengan kata “TAI” bahkan ada yang mengaku kalau dirinya sama dengan Mikha Tambayong, padahal menurutku dia sama dengan Meriam Belina, hahaha. Setelah satu bulan kami jalani KKN di Purirano, tidak terasa 15 hari lagi kami akan dipulangkan ke kampus, kami pikir-pikir merasa sedih dan tidak ingin kembali ke kampus karena kami merasa ada keluarga baru dan saudara baru yang tidak ingi berpisah. Tapi mau di aaapaa pertemuan kami dibatasi leh waktu dan perpisahan kami bukan berarti telah putus tali persaudaraan diantara kami walaupun sampai sekarang masih ada salah satu anggota kami yang tidak saling tegur karena alasan tertentu.
Harapan saya kepada teman-teman agar jangan kita putuskan tali persaudaraan kita yang telah kita jalani selama 45 hari dan kalau wisuda nanti jangan lupa undang-undang, saling memberi kabar, tidak sombong kalau bertemu di jalan (tegur-tegur juga laa), satu lagi kalau ada yang menikah jangan lupa undang juga ya.
Dan doa saya semoga kita menjadi orang-orang yang SUKSES dan terpandang di masyarakat dengan ilmu yang kita miliki bukan dengan “sombong dengan ilmu yang kita miliki” karena kesombongan  hanya menimbulkan kebencian.
TERIMA KASIH TEMAN-TEMAN, SAYA SANGAT SENANG MENGENAL KALIAN SEMUA DAN KAPAN LAGI KITA KE PURIRANO UNTUK MENGENANG SATU TAHUN KKN-NYA KITA.
SALAM DARI SAYA “RUHISA”
“WOOOYYY LAPAAAAARRR”




KKN2.jpg
KKN1.jpg

KKN3.jpg








NAMA-NAMA PESERTA KKN KELURAHAN PURIRANO
NO
NAMA
JURUSAN
1
WA RASIA (RASYA)
PENDIDIKAN FISIKA
2
MUSDALIFAH
ILMU SEJARAH
3
HUSNIA
PENDIDIKAN EKONOMI
4
RUHISA
SOSIOLOGI
5
RIDWAN
KEHUTANAN
6
ERNI
BDP
7
DESI
KEDOKTERAN
8
INDRA
IESP
9
FIFI
IESP
10
IZAN
AKUTANSI
11
MADE
PENDIDIKAN EKONOMI
12
IWALUDIN
BDP