KENANGAN KKN DI “PURIRANO”
Pembekalan KKN
NUSANTARA pada tanggal 16 Februari 2016 adalah sebuah cerita yang tidak akan
terlupakan, yaitu dimana saya menemukan teman-teman baru walaupun bukan teman
satu Poskoku. Namun, tepat pada pembekalan hari ke-2 dan hari ke-3 kami sudah
sibuk untuk mencari teman satu Posko dengan cara yang unik yaitu dengan menulis
“PURIRANO” pada selembaran kertas lalu diangkat, nah setelah diangkat saya
sudah menemukan teman-teman satu posko. Orang pertama yang saya kenal adalah
Made, kemudian Husnia, lalu Rasya, Indra, Erni dan Iwal. Nah, pada saat itu,
saya baru mengenal mereka walaupun belum terlalu akrab. Setelah hari ketiga
pembekalan selesai, saya berdiri tepat dipintu keluar ruang Auditorium UHO
sedang mengantri untuk mengabsen di hari itu, setelah tu datanglah seorang
perempuan bernama Dian yang saat itu teman yang saya kenal waktu pembekalan
hari ke-2, pada saat itu Dian tidak datang sendiri melainkan dia membawa
seorang teman yang ternyata temannya tersebut belum menemukan teman-teman satu
poskonya. Lanjut, karena Dian pada saat
itu sudah tau kalau lokasi saya di Purirano, maka dia menemui saya untuk
memperkenalkan temannya tersebut bahwa kami satu posko di Purirano, namanya
adalah Musdalifah yang nama panggilannya sampai sekarang belum jelas ada yang
memanggilnya “Ipeh”, ada juga yang memanggilnya “Ipah” ah bingung saya.
Setelah saya
mengenal wanita tersebut, setelah hari pemberangkatan tepat tanggal 20 Februari
2016 saya mengenal satu orang teman yang bernama Fifi. Dalam perjalanan, kami
semua belum tau dimana itu Purirano. Sebelum kami berangkat ke lokasi KKN pada
saat itu kami melakukan upacara di lapangan Kantor Walikota Kendari sekaligus
sebagai hari pelepasan atau penerimaan mahasiswa KKN di Kota Kendari.
Setelah upacara
selesai, kami langsung berangkat di Purirano yang pada saat itu kami naik di
mobil tentara, dan posisi saya pada saat itu adalah berdiri sepanjang
perjalanan dari Kantor Walikota Kendari sampai Kelurahan Purirano. Setelah kami
sampai di sana kami disambut oleh ????? kenapa tanda tanya, karena disana
setelah kami sampai hanya pembimbing yang berada disana dan pada saat itu kami
sudah bertugas yaitu menunggu Pak Lurah untuk menyambut kami di Kantor
Kelurahan. Setelah kami menunggu, datanglah Pak Lurah. Kemudian kami
berbincang-bincang sedikit bersama Pak Lurahsekaligus perkenalan diri
masing-masing. Kurang lebih satu jam kami berbincang-bincang lalu datanglah
seorang laki-laki yang hanya memakai baju dalam dan celana pendek karena beliau
baru pulang dari RT 07. Laki-laki tersebut adalah Kepala RT 03 bernama Taufik,
orangya lucu, suka menyanyi, dan yang lebih penting dari itu adalah beliau
telah membantu kami sejak pertama kali kami tiba di lokasi sampai kami pulang
atau penarikan, dan hanya beliau yang
bersedia menemani kami, memasak, membawakan daging, kepiting, ikan, udang, dan
masih banyak lagi serta beliau juga menyediakan berbagai fasilitas untuk kami
dari tempat tidur, sampai tower untuk tempat air.
Hari pertama pada
saat itu kami tidak langsung bermalam, karena tidak ada persiapan atau Aula di
Kantor Kelurahan Purirano belum dibersihkan. Pada hari itu adalah hari Sabtu
dimana ada yang melotot ingin pulang “nanti hari senin katanya baru kita
bermalam karena sebantar adalah malam minggu” ya sudah, pada saat itu kami
putuskan untuk pulang dahulu ke kos masing-masing.
Setelah itu, pada
hari senin sesuai yang direncanakan kami sudah berkumpul disana dan sudah mulai
membersihkan untuk tempat tidur di ruang Aula Kantor Kelurahan Purirano. Malam
pertama kami bermalam disana semua teman-teman merasa takut karena lokasi yang
berada jauh dari pemukiman. Walaupun begitu kami tetap bertahan sampai pagi dan
anehnya ada yang mimpi buruk tentang Kantor Lurah tersebut namanya adalah Nia.
Setelah 3 hari lamanya kami sudah kedatangan anggota lain yaitu Ridwan, Izan,
dan Desi.
Setelah satu munggu
kami di lokasi KKN, kami belum mengenal karakter masing-masing dan kami ingin
pulang ke kos masing-masing. Namun, setelah lewat satu minggu kami berada
disana kami sudah merasa ada keluarga baru, saudara baru, dimana kami sudah
saling tau karakter masing-masing. Setalah tau karakter masing-masing,
astagaaaa aneh tapi unik semua teman-temanku ada yang hobinya unik yaitu
“Kentut”, ada yang hobinya “Makan”, dan ada pula yang hobinya “marah” namanya
jangan disebut nanti marah orangnya.
Beberapa hari sudah
kami jalani bersama, susah senang bersama, tapi bersamanya bukan keseluaruhan
teman-teman yang berjumlah 12 orang, tetapi hanya kami berempat yang selalu
bersama yaitu “Musdalifah, Nia, Rasya, dan Ruhisa” walaupun pernah ada salah
satu temanku yang tidak menegurku selama 3 hari karena persoalan SMS yang
kurang berkenan, ya saya kira itu candaan ternyata itu hinaan baginya.
Kegiatan-kegiatan
yang kami lakukan disana yaitu, ambil air di rumah tetangga sampai basah kuyup,
kerja bakti, mengajar di sekolah, mengajar anak-anak mengaji, senam pagi setiap
hari minggu, mencuci di sumur, bermain kartu bersama, membuat kebun, kerja
bakti tiap hari selasa di Kelurahan Mata, jalan-jalan di dermaga, Pulau Bokory,
dan masih banyak lagi.
Salah satu hal atau
kata-kata unik yang tidak akan saya lupa adalah “wooyyy lapaaarrr”, “astagaaaa”
dan salah satu panggilan nama yang diganti dengan kata “TAI” bahkan ada yang
mengaku kalau dirinya sama dengan Mikha Tambayong, padahal menurutku dia sama
dengan Meriam Belina, hahaha. Setelah satu bulan kami jalani KKN di Purirano,
tidak terasa 15 hari lagi kami akan dipulangkan ke kampus, kami pikir-pikir
merasa sedih dan tidak ingin kembali ke kampus karena kami merasa ada keluarga
baru dan saudara baru yang tidak ingi berpisah. Tapi mau di aaapaa pertemuan
kami dibatasi leh waktu dan perpisahan kami bukan berarti telah putus tali
persaudaraan diantara kami walaupun sampai sekarang masih ada salah satu
anggota kami yang tidak saling tegur karena alasan tertentu.
Harapan saya kepada
teman-teman agar jangan kita putuskan tali persaudaraan kita yang telah kita
jalani selama 45 hari dan kalau wisuda nanti jangan lupa undang-undang, saling
memberi kabar, tidak sombong kalau bertemu di jalan (tegur-tegur juga laa),
satu lagi kalau ada yang menikah jangan lupa undang juga ya.
Dan doa saya semoga kita menjadi
orang-orang yang SUKSES dan terpandang di masyarakat dengan ilmu yang kita
miliki bukan dengan “sombong dengan ilmu yang kita miliki” karena
kesombongan hanya menimbulkan kebencian.
TERIMA KASIH
TEMAN-TEMAN, SAYA SANGAT SENANG MENGENAL KALIAN SEMUA DAN KAPAN LAGI KITA KE
PURIRANO UNTUK MENGENANG SATU TAHUN KKN-NYA KITA.
SALAM DARI SAYA “RUHISA”
“WOOOYYY
LAPAAAAARRR”



NAMA-NAMA PESERTA
KKN KELURAHAN PURIRANO
|
NO
|
NAMA
|
JURUSAN
|
|
1
|
WA RASIA (RASYA)
|
PENDIDIKAN FISIKA
|
|
2
|
MUSDALIFAH
|
ILMU SEJARAH
|
|
3
|
HUSNIA
|
PENDIDIKAN EKONOMI
|
|
4
|
RUHISA
|
SOSIOLOGI
|
|
5
|
RIDWAN
|
KEHUTANAN
|
|
6
|
ERNI
|
BDP
|
|
7
|
DESI
|
KEDOKTERAN
|
|
8
|
INDRA
|
IESP
|
|
9
|
FIFI
|
IESP
|
|
10
|
IZAN
|
AKUTANSI
|
|
11
|
MADE
|
PENDIDIKAN EKONOMI
|
|
12
|
IWALUDIN
|
BDP
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar